Sabtu, 14 Januari 2017

Jika hewan utamakan pejantannya, Jika Manusia utamakan induknya dalam hal keturunan

Jika hewan utamakan pejantannya, Jika Manusia Utamakan Induknya dalam hal keturunan

Ya.. itulah makna dari obrolan kecil antara saya dengan salah seorang guru disela jam istirahat MTs. Bahrul Ulum Genukwatu tempat saya bekerja. Obrolan ringan tersebut mampu membuka mata hati untuk berfikir lebih jauh tentang peran sosok ibu yang akan menjadi tauladan bagi anakku.

Ibarat kertas yang masih bersih, karakter anak ditentukan oleh lingkungan terdekat. ya.. siapa lagi kalau bukan ibu. Sosok ibu menjadi benteng terakhir sekaligus guru bagi anak anakku. Dikala sikecil membutuhkan informasi dia menjadi orang terdekat yang akan menjadi sumber pengetahuan, dikala sikecil mendapatkan informasi yang kurang tepat ibu menjadi orang terdekat sebagai penyaring sekaligus benteng bagi sikecil. 

Tak berlebihan jika kemuadian Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548) itu mengisyaratkan bahwa peran ibu begitu luar biasa terhadap tumbuh kembang anak.

Hal tersebut berbanding terbalik jika kita melihat makhluk allah berupa hewan. Pada umumnya peternak dikampung kampung lebih mengutamakan pejantannya dalam hal mencari keturunan, Ya.. karena yang mereka butuhkan hanyalah keturunan fisik dari pejantannya saja. Tak sama dengan manusia yang juga butuh pendidikan serta akhlak.

Ketidak samaan itulah yang membuat peran ibu begitu luar biasa bagi tumbuh kembang anak. menjadi benteng sekaligus menjadi guru terdekat bagi anak.


"Jika hewan utamakan pejantannya, jika manusia utamakan Induknya" itulah makna obrolan kecil antara saya dengan salah seorang guru mengingat betapa besarnya peran ibu dalam mendampingi perjalanan hidup sikecil. semoga allah selalu memuliakan "ibu".

Sabtu, 10 Desember 2016

Hanifah kecil tersenyum dalam rahim saat USG 3D di dr. Rizal Jombang

Hanifah kecil tersenyum dengan kedua tangan menutupi muka
seakan mau berdoa.
Sebagai calon orang tua baru saya dan istri sangat penasaran untuk mengetahui keadaan anakku meski masih dalam kandungan. hingga kami putuskan untuk pergi ke tempat praktek  dr. Rizal Fitni, Sp.Og yang berada di jl. Wisynu Wardhana No. 34 Kaliwungu Jombang guna mengecek keadaan anaku melalui Ultrasonography atau yang sering kita kenal dengan istilah USG. hal itu sengaja kami lakukan agar kami dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk menyambut kehadiran anak pertama kami.

mulailah kami mencari informasi tentang dr.rizal melalui internet dan juga bertanya kepada orang yang pernah kesana. menurut informasi dari kakak istriku sebaiknya untuk menghindari antrean yang membludak alangkah lebih baiknya melakukan pendaftaran via Telepon terlebih dahulu. biasanya dr. rizal membuka prakteknya mulai jam 5 sore namun pendaftaran via telepon dilayani sebelumnya.

Dengan hanya berbekal informasi yang kami dapatkan dari internet dan beberapa orang kami memberanikan diri untuk mencari tempat praktik dr. rizal tanpa mendaftar melalui telefon terlebih dahulu. hal tersebut kami lakukan karena kami belum mempunyai pengalaman sama sekali dibidang ini. alhamdulillah kami sampai disana menjelang magrib tanpa antrean yang berarti.

Tepat saat adzan magrib berkumandang kandungan istriku mulai diperiksa. alangkah bahagianya kami dapat melihat sosok bayi kecil di depan layar LCD yang disediakan dengan sangat jelas. naluri untuk mengabadikan momen itu langsung muncul pada benakku untuk merekam VIDEO aktifitas yang ada.

haru.. itulah yang kami rasakan saat melihat sosok bayi tersenyum dalam rahim dengan kedua tangan menutupi mukanya. mungkin kami memaknai si jabang bayi sedang berdoa karena pada saat itu sudah waktunya shalat magrib. :) semoga menjadi anak yang sholihah.. amin...

Jumat, 09 Desember 2016

Aisyah Hanifah



Nama merupakan sebuah doa. mungkin itu yang ada dalam benakku, karena nama yang kuberikan mewakili gambaran keinginanku terhadap perjalanan hidup anaku nanti.berbagai referensi ku baca mulai dari alquran, bertanya orang,hingga mencari di internet dengan tujuan nama itu benar benar mewakili harapanku..

Banyak nama yang ku dapatkan lengkap dengan maknanya namun semua itu belum mewakili apa yang ku inginkan selama ini, selain satu nama "Aisyah Hanifah" (kehidupan yang lurus).

ya.. nama itu seakan mencurahkan semua harapan terhadap anakku agar menjadi anak yang Sholihah, teguh dalam pendirian, cerdas, simpel, berbakti kepada orang tua, bangsa dan negara.

mungkin  nama itu tidak asing lagi bagi teman teman youtuber karena sosok kecil nan imut itu  sering muncul dengan berbagai aktifitasnya di youtube dengan akun Aisyah hanifah.

Semangat dan kecerdasannya membuat setiap orang tua mengidamkan  anak seperti itu, termasuk saya. semoga kecerdasan yang dimiliki "aisyah hanifah" menurun kepada anakku yang ku beri nama sama dengannya. amin...